Select Language: Bahasa Indonesia | English
© harifilmnasional.id

Film

Festival Film Purbalingga

  142      Simpan ke kalender 2018-07-07 19:00:00 2018-08-04 24:00:00 Asia/Jakarta Festival Film Purbalingga Festival Film Purbalingga (FFP) pertama kali diselenggarakan pada tahun 2006 dengan nama “Parade Film Purbalingga”, bertempat di gedung Bina Sejahtera. Parade ini menyerap sekitar 500 penonton untuk satu hari pemutarannya. Parade ini yang kemudian berlanjut hingga kini dengan nama yang dikenal sekarang. Tahun 2017 adalah tahun ke-11 penyelenggaraan FFP.

FFP adalah program festival tahunan CLC Purbalingga selain diseminasi, perpustakaan, dan dialog kebudayaan, yang diaplikasikan dalam bentuk workshop (penulisan, pembuatan film, dsb), diskusi, pemutaran film regular, dan banyak lainnya, yang ditujukan untuk membangun budaya baru menonton film bagi masyarakat Purbalingga dan Banyumas Raya pada umumnya, serta sebagai ruang laboratorium pendidikan dengan film sebagai media penyampai.

Selama tiga minggu penuh, FFP berkeliling desa-desa seantero 5 kabupaten Banyumas Raya; Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Cilacap dan Kebumen. Kurang-lebih 20 desa disambangi tiap tahunnya, melibatkan langsung kelompok masyarakat di desa tersebut untuk mengelola program Layar Tanjleb di desa mereka masing-masing. Pada program ini diputar film Indonesia panjang serta pendek.

Bertaut dengan program pompetisi film pendek fiksi dan dokumenter yang didedikasikan bagi pelajar SMP/A di Purbalingga dan Banyumas Raya. Kompetisi ini merupakan ruang diseminasi yang melahirkan talenta-talenta baru tiap tahun. Film pendek Purbalingga banyak meraih penghargaan tingkat nasional dari kompetisi FFP. Purbalingga Film Festival (FFP) was first held in 2006 and commonly known as “Purbalingga Film Parade”. The parade takes place in Bina Sejahtera building and attracts audience of around 500 on each day of its film screening. It then keeps going until today and is called with its current name, Festival Film Purbalingga. In 2017, FFP held its 11th edition.

FFP is an annual festival programme by CLC Purbalingga, along with dissemination, library, and cultural discussion that are run in the form of workshop (writing, filmmaking, etc.), discussion, regular film screening, and many more. All these programmes aim for building a new culture of watching film to locals of Purbalingga in particular and Banyumas Raya in general, as well as becoming a learning space that uses films as its media.

During three full weeks of its event, FFP toured the villages throughout the 5 districts of Banyumas Raya; Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, and Kebumen. Around 20 villages are visited every year, and the locals of these villages are directly involved in organising Layar Tanjleb programme (film display in the form of free outdoor film screening) in their area. Both long and short Indonesian films are played in this programme.

As for short fiction and documentary film competition programme dedicated to high and junior high school students in Purbalingga and Banyumas Raya, this competition is considered as a dissemination space that creates new talents every year. Local Purbalingga short films receive many national-level awards from the FFP competition.
Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara, Banyumas dan Kebumen Di banyak tempat CLC Purbalingga
     642 views

7 Juli - 4 Agustus 2018 | 19:00 - Selesai

gratis

Purbalingga, JAWA TENGAH

Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara, Banyumas dan Kebumen, Di banyak tempat

Dikelola Oleh : CLC Purbalingga

Hubungi :  CLC Purbalingga | 08128062020

Tautan :                   

Festival Film Purbalingga (FFP) pertama kali diselenggarakan pada tahun 2006 dengan nama “Parade Film Purbalingga”, bertempat di gedung Bina Sejahtera. Parade ini menyerap sekitar 500 penonton untuk satu hari pemutarannya. Parade ini yang kemudian berlanjut hingga kini dengan nama yang dikenal sekarang. Tahun 2017 adalah tahun ke-11 penyelenggaraan FFP.

FFP adalah program festival tahunan CLC Purbalingga selain diseminasi, perpustakaan, dan dialog kebudayaan, yang diaplikasikan dalam bentuk workshop (penulisan, pembuatan film, dsb), diskusi, pemutaran film regular, dan banyak lainnya, yang ditujukan untuk membangun budaya baru menonton film bagi masyarakat Purbalingga dan Banyumas Raya pada umumnya, serta sebagai ruang laboratorium pendidikan dengan film sebagai media penyampai.

Selama tiga minggu penuh, FFP berkeliling desa-desa seantero 5 kabupaten Banyumas Raya; Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Cilacap dan Kebumen. Kurang-lebih 20 desa disambangi tiap tahunnya, melibatkan langsung kelompok masyarakat di desa tersebut untuk mengelola program Layar Tanjleb di desa mereka masing-masing. Pada program ini diputar film Indonesia panjang serta pendek.

Bertaut dengan program pompetisi film pendek fiksi dan dokumenter yang didedikasikan bagi pelajar SMP/A di Purbalingga dan Banyumas Raya. Kompetisi ini merupakan ruang diseminasi yang melahirkan talenta-talenta baru tiap tahun. Film pendek Purbalingga banyak meraih penghargaan tingkat nasional dari kompetisi FFP.

Selama di Purbalingga, Anda juga dapat menikmati program wisata Plesir Purbalingga yang ditawarkan panitia festival. Dalam program ini Anda akan diajak mengunjungi lokasi pedesaan bersama para kru festival di atas mobil bak terbuka melalui rute perjalanan yang menantang. Setelah tiba di desa tujuan, Anda akan turut serta memutarkan film-film bagi penduduk setempat.

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 4 April 2018



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

Jogja – Netpac Asian Film…

1 - 8 Des 2018
Yogyakarta

Festival Film Dokumenter Yogyakarta

5 - 12 Des 2018
Yogyakarta

 

 

Top