Pertunjukan

Jember Fashion Carnaval

  83      Simpan ke kalender 2018-08-07 09:00:00 2018-08-12 24:00:00 Asia/Jakarta Jember Fashion Carnaval Jember Fashion Carnaval digagas oleh Dynand Fariz, seorang perancang busana lulusan ESMOD Jakarta dan Paris yang berasal dari kota tersebut. Ide parade kostum yang semarak ini berawal dari penyelenggaraan HUT Kota Jember tahun 2001 silam. Saat itu arak-arakan grup reog memberikan ide akan sebuah parade meriah seperti festival-festival kostum yang diselenggarakan di negara-negara Amerika Latin.

Ribuan peserta mengikuti pesta kostum yang berlangsung selama beberapa hari ini, mulai dari pelajar TK, SD, SMP hingga dewasa. Tidak hanya dari Jember, mereka juga datang dari kota-kota tetangga. Festival berlangsung di jalan utama kota Jember dengan belasan iring-iringan yang masing-masingnya membawakan tren busana serba meriah. Tidak hanya mereka yang berparas rupawan dan mampu, karnaval ini boleh diikuti oleh siapa saja yang berminat.

Jember Fashion Carnaval bukan sekadar parade kostum, namun juga menyuguhkan berbagai kegiatan pendamping, seperti pameran, konferensi, dan konser. Puncak acara Jember Fashion Carnaval adalah Grand Carnaval, yaitu parade kostum istimewa dengan tema penyelenggaraan yang berbeda setiap tahunnya di atas sebuah panggung sepanjang 3,6 km. Pada edisi 2018, Jember Fashion Carnaval akan mengangkat tema “Cahaya Asia”, karena bertepatan dengan penyelenggaraan Asian Games di Indonesia.

Jember Fashion Carnaval diakui sebagai perayaan karnaval ketiga di dunia setelah Notting Hill dan Pulau Reunion. Karnaval terunik, fantastik dan spektakuler ini dihadiri ratusan ribu penonton, ribuan media, fotografer, dan pengamat busana yang menjadi saksi lahirnya karya anak bangsa yang berhasil mewujudkan mahakarya kreatif berkelas dunia.
Jember Fashion Carnaval is initiated by Dynand Fariz, a fashion designer graduated from ESMOD Jakarta and Paris who comes from this city, Jember. The idea of Jember Fashion Carnival came from the anniversary celebration of Jember city that was held back in 2001. At that time the parade of the reog group resulted in an idea of festive parade like costume festivals in Latin American countries.

Thousands of participants attend the festival that lasts for several days, ranging from kindergarten, elementary, and junior high school students to adults. They come not only from Jember, but also neighbouring cities. The festival takes place on the main street of Jember city with dozens of convoys, each of which features very festive fashion trend. It can be attended by anyone interested, not exclusively by those having beautiful appearance and money.

Jember Fashion Carnaval is not a simple costume parade, it also provides various companion events such as exhibition, conference, and concert. The highlight of Jember Fashion Carnaval is the Grand Carnaval - a costume parade on a 3.6-kilometre stage with a theme that is different every year. In 2018 edition, the event will adopt “Cahaya Asia” (Light of Asia) as its theme, because Asian Games will be held in Indonesia in the same year.

Jember Fashion Carnaval is recognised as the third biggest carnival celebration following the one in Notting Hill and Reunion Island. This most unique, fantastic, and spectacular carnival is attended by hundreds of thousands of visitors, thousands of media, photographers, and fashion observers. They all witness the birth of the nation’s children’s works that are capable of creating creative world-class masterpiece.
Tempat menunggu konfirmasi Jember Fashion Carnaval Centre jfc@jemberfashioncarnaval.com
     413 views

7 - 12 Agustus 2018 | 09:00 - Selesai

gratis

Jember, JAWA TIMUR

Tempat menunggu konfirmasi.
Lihat peta

Dikelola Oleh : Jember Fashion Carnaval Centre

Hubungi :  Jember Fashion Carnaval Centre ‑ jfc@jemberfashioncarnaval.com | 0331321000

Tautan :           

Jember Fashion Carnaval digagas oleh Dynand Fariz, seorang perancang busana lulusan ESMOD Jakarta dan Paris yang berasal dari kota tersebut. Ide parade kostum yang semarak ini berawal dari penyelenggaraan HUT Kota Jember tahun 2001 silam. Saat itu arak-arakan grup reog memberikan ide akan sebuah parade meriah seperti festival-festival kostum yang diselenggarakan di negara-negara Amerika Latin.

Ribuan peserta mengikuti pesta kostum yang berlangsung selama beberapa hari ini, mulai dari pelajar TK, SD, SMP hingga dewasa. Tidak hanya dari Jember, mereka juga datang dari kota-kota tetangga. Festival berlangsung di jalan utama kota Jember dengan belasan iring-iringan yang masing-masingnya membawakan tren busana serba meriah. Tidak hanya mereka yang berparas rupawan dan mampu, karnaval ini boleh diikuti oleh siapa saja yang berminat.

Jember Fashion Carnaval bukan sekadar parade kostum, namun juga menyuguhkan berbagai kegiatan pendamping, seperti pameran, konferensi, dan konser. Puncak acara Jember Fashion Carnaval adalah Grand Carnaval, yaitu parade kostum istimewa dengan tema penyelenggaraan yang berbeda setiap tahunnya di atas sebuah panggung sepanjang 3,6 km. Pada edisi 2018, Jember Fashion Carnaval akan mengangkat tema “Cahaya Asia”, karena bertepatan dengan penyelenggaraan Asian Games di Indonesia.

Jember Fashion Carnaval diakui sebagai perayaan karnaval ketiga di dunia setelah Notting Hill dan Pulau Reunion. Karnaval terunik, fantastik dan spektakuler ini dihadiri ratusan ribu penonton, ribuan media, fotografer, dan pengamat busana yang menjadi saksi lahirnya karya anak bangsa yang berhasil mewujudkan mahakarya kreatif berkelas dunia.

Selama berada di Jember, Anda dapat menikmati beragam obyek wisata yang didominasi dengan pantai, seperti Pantai Bande Alit, Pantai Puger, Pantai Paseban. Ada pula situs peninggalan zaman Megalitikum yang dapat Anda jumpai di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, yang disebut Situs Duplang. Sementara jika Anda penyuka kopi, Anda dapat mencicipi beragam kopi yang ditawarkan di Kafe Kolong yang terletak di kolong jembatan Mastrip.

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 4 April 2018



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

Wayang Orang Bharata: Gatutkaca…

27 Oktober 2018
Jakarta

 

 

Top