Budaya

Festival Imlek & Cap Go Meh 2018

  56      Simpan ke kalender 2018-02-15 05:00:00 2018-03-02 24:00:00 Asia/Jakarta Festival Imlek & Cap Go Meh 2018 Cap Go Meh melambangkan hari ke-15 setelah berakhirnya perayaan tahun baru Imlek. Meski dirayakan hampir di seluruh dunia, Cap Go Meh di Singkawang berbeda, karena perayaannya menyerap dan berasimilasi dengan budaya lokal. Hal ini dapat terlihat pada Pawai Tatung yang mengawali perayaan Cap Go Meh di Singkawang.

Tatung merupakan parade atraksi kesaktian warga Singkawang dalam merayakan Cap Go Meh. Dalam bahasa Hakka, “tatung” berarti orang yang dirasuki roh, dewa atau leluhur. Para Tatung diyakini memiliki kekuatan supranatural untuk melakukan pengobatan, pengusiran unsur-unsur jahat atau tolak bala.

Sepanjang jalan para Tatung yang berasal dari berbagai etnis (Tionghoa, Dayak, dan Melayu) akan melakukan aksi ekstrem, seperti duduk di atas pedang, menancapkan besi tajam menembus kedua pipi atau menusukkan pedang ke perut.

Sebagai pesta kebudayaan, Pawai Tatung memiliki sisi ritual religi yang cukup kental dan mencerminkan pembauran kepercayaan Taoisme kuno dengan animisme lokal yang hanya terdapat di Kota Singkawang. Cap Go Meh symbolises the 15th day after the end of Chinese New Year celebration. Although it is celebrated almost all over the world, Cap Go Meh in Singkawang is different, as its celebrations absorb and assimilate with local culture. This can be seen in the Tatung Parade that commences the celebration of Cap Go Meh in Singkawang.

Tatung is a parade of magic attraction by Singkawang people in celebrating Cap Go Meh. In Hakka language, a "tatung" means a person possessed by a spirit, a god or an ancestor. The Tatung are believed to have supernatural powers to perform medical treatment, expulse evil elements or avert evil.

Along the street, the Tatungs who come from various ethnics (Chinese, Dayak, and Malay) will perform extreme actions, such as sitting on swords, piercing their cheeks with sharp iron, or jabbing a sword into their abdomen.

As a cultural feast, Tatung Parade has a religious ritual side that is quite strong, and reflects the assimilation of ancient Taoist beliefs with local animism that is only found in Singkawang City.
Lapangan Kridasana, Singkawang Grand Mall, Kota Singkawang Panitia Perayaan Imlek 2569 & Festival Cap Go Meh 2018 capgomeh.skw@gmail.com
     171 views

15 Februari - 2 Maret 2018 | 05:00 - Selesai

gratis

Kota Singkawang, KALIMANTAN BARAT

Lapangan Kridasana, Singkawang Grand Mall, Kota Singkawang.
Lihat peta

Dikelola Oleh : Panitia Perayaan Imlek 2569 & Festival Cap Go Meh 2018

Hubungi :  Panitia Perayaan Imlek 2569 & Festival Cap Go Meh 2018 ‑ capgomeh.skw@gmail.com | 0562-4202566

Tautan :           

Cap Go Meh melambangkan hari ke-15 setelah berakhirnya perayaan tahun baru Imlek. Meski dirayakan hampir di seluruh dunia, Cap Go Meh di Singkawang berbeda, karena perayaannya menyerap dan berasimilasi dengan budaya lokal. Hal ini dapat terlihat pada Pawai Tatung yang mengawali perayaan Cap Go Meh di Singkawang.

Tatung merupakan parade atraksi kesaktian warga Singkawang dalam merayakan Cap Go Meh. Dalam bahasa Hakka, “tatung” berarti orang yang dirasuki roh, dewa atau leluhur. Para Tatung diyakini memiliki kekuatan supranatural untuk melakukan pengobatan, pengusiran unsur-unsur jahat atau tolak bala.

Sepanjang jalan para Tatung yang berasal dari berbagai etnis (Tionghoa, Dayak, dan Melayu) akan melakukan aksi ekstrem, seperti duduk di atas pedang, menancapkan besi tajam menembus kedua pipi atau menusukkan pedang ke perut.

Sebagai pesta kebudayaan, Pawai Tatung memiliki sisi ritual religi yang cukup kental dan mencerminkan pembauran kepercayaan Taoisme kuno dengan animisme lokal yang hanya terdapat di Kota Singkawang.

Bagi turis yang gemar wisata foto, ada baiknya untuk memesan akomodasi di Singkawang jauh-jauh hari agar tidak gagal menyaksikan perayaan Cap Go Meh. Ratusan ribu turis mengunjungi Singkawang khusus untuk menyaksikan perayaan ini.

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 9 Maret 2018



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

 

 

Top