Select Language: Bahasa Indonesia | English

Musik

Jazz Gunung Bromo

  54      Simpan ke kalender 2018-07-27 09:00:00 2018-07-29 24:00:00 Asia/Jakarta Jazz Gunung Bromo Jazz Gunung adalah pergelaran musik internasional yang menampilkan komposisi jazz bernuansa etnik. Sesuai namanya, Jazz Gunung digelar di ketinggian 2.000 mdpl di kawasan Pegunungan Bromo-Tengger-Semeru. Para musisi akan pentas di sebuah panggung terbuka berdekor bambu beratapkan langit dengan latar pegunungan yang indah, yang menjadikan pergelaran musik ini suatu perpaduan harmonis antara musik, alam, dan manusia seperti slogan yang diusungnya: “Indahnya jazz dan merdunya gunung”.

Jazz Gunung digagas oleh beberapa pemerhati dan pelaku seni, yaitu Sigit Pramono, seorang bankir dan fotografer yang mencintai Bromo dan musik jazz, Butet Kartaredjasa, seorang seniman serba bisa, dan Djaduk Ferianto, seniman musik yang kerap diundang pentas di mancanegara membawakan world music dengan ciri Indonesia yang kental.

Sejak tahun pertama penyelenggaraannya, yaitu pada tahun 2009, Jazz Gunung telah berhasil menyedot 300 orang penonton dan daya tariknya terus meningkat hingga kini dikunjungi ribuan pecintanya. Durasi penyelenggaraannya pun di perpanjang menjadi tiga hari demi menjawab dan menyambut antusiasme mereka. Musisi-musisi jazz papan atas Indonesia maupun mancanegara pernah tampil di acara ini di antaranya Ermy Kulit, The Groove, Monita Tahalaea, Indra Lesmana, Dira Sugandhi, Glenn Fredly, Maliq & D’Essentials, dan pemenang Grammy Award dari Amerika Serikat Paul Mc Candless dengan Charged Particles.

Selain menikmati alam dan musik, menariknya pengunjung pergelaran seru ini juga diajak untuk mengikuti kegiatan bersih-bersih Gunung Bromo yang diampu oleh Komunitas Sahabat Bromo. Hal ini dilakukan untuk mengurangi keberadaan sampah plastik yang mengototi lereng pegunugan sekaligus untuk melestarikan keindahan Bromo. Jazz Gunung is an international music show featuring ethnic jazz compositions. As the name implies, Jazz Gunung is held at an altitude of 2,000 meters above sea level in the Bromo-Tengger-Semeru mountain area. Musicians will perform on an open-air bamboo covered stage with a beautiful mountain setting, which makes this festival a harmonious blend of music, nature, and mankind, like its slogan: “the beauty of jazz and the mountain’s serenity”.

Jazz Gunung was initiated by several art observers and artists, namely Sigit Pramono, a banker and a photographer who loves Bromo and jazz, Butet Kartaredjasa, a versatile artist, and Djaduk Ferianto, a musician who is often invited to perform abroad to perform world music with strong Indonesian characteristics.

On its first year of operation in 2009, Jazz Gunung succeeded in drawing 300 spectators. Its appeal continues to increase and has now succeeded in drawing thousands of people which is why the duration of this event was extended to three days. Top Indonesian and foreign jazz musicians who have performed in this event include Ermy Kulit, The Groove, Monita Tahalaea, Indra Lesmana, Dira Sugandhi, Glenn Fredly, Maliq & D’Essential and, the winner of Grammy Award from the United States, Paul Mc Candless with Charged Particles.

In addition to enjoying nature and music, visitors of these exciting performances are also invited to participate in the clean-up activity of Gunung Bromo managed by Komunitas Sahabat Bromo. This is done to reduce plastic wastes that contaminate the slopes of the mountain, as well as to preserve the beauty of Bromo.
Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo Jalan Raya Bromo, Wonotoro, Sukapura, Wonotoro Jazz Gunung info@jazzgunung.com
     251 views

27 - 29 Juli 2018 | 09:00 - Selesai

berbayar & gratis

Probolinggo, JAWA TIMUR

Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo, Jalan Raya Bromo, Wonotoro, Sukapura, Wonotoro.
Lihat peta

Dikelola Oleh : Jazz Gunung

Hubungi :  Jazz Gunung ‑ info@jazzgunung.com

Tautan :                   

Jazz Gunung adalah pergelaran musik internasional yang menampilkan komposisi jazz bernuansa etnik. Sesuai namanya, Jazz Gunung digelar di ketinggian 2.000 mdpl di kawasan Pegunungan Bromo-Tengger-Semeru. Para musisi akan pentas di sebuah panggung terbuka berdekor bambu beratapkan langit dengan latar pegunungan yang indah, yang menjadikan pergelaran musik ini suatu perpaduan harmonis antara musik, alam, dan manusia seperti slogan yang diusungnya: “Indahnya jazz dan merdunya gunung”.

Jazz Gunung digagas oleh beberapa pemerhati dan pelaku seni, yaitu Sigit Pramono, seorang bankir dan fotografer yang mencintai Bromo dan musik jazz, Butet Kartaredjasa, seorang seniman serba bisa, dan Djaduk Ferianto, seniman musik yang kerap diundang pentas di mancanegara membawakan world music dengan ciri Indonesia yang kental.

Sejak tahun pertama penyelenggaraannya, yaitu pada tahun 2009, Jazz Gunung telah berhasil menyedot 300 orang penonton dan daya tariknya terus meningkat hingga kini dikunjungi ribuan pecintanya. Durasi penyelenggaraannya pun di perpanjang menjadi tiga hari demi menjawab dan menyambut antusiasme mereka. Musisi-musisi jazz papan atas Indonesia maupun mancanegara pernah tampil di acara ini di antaranya Ermy Kulit, The Groove, Monita Tahalaea, Indra Lesmana, Dira Sugandhi, Glenn Fredly, Maliq & D’Essentials, dan pemenang Grammy Award dari Amerika Serikat Paul Mc Candless dengan Charged Particles.

Selain menikmati alam dan musik, menariknya pengunjung pergelaran seru ini juga diajak untuk mengikuti kegiatan bersih-bersih Gunung Bromo yang diampu oleh Komunitas Sahabat Bromo. Hal ini dilakukan untuk mengurangi keberadaan sampah plastik yang mengototi lereng pegunugan sekaligus untuk melestarikan keindahan Bromo.

Informasi tiket, penginapan terdekat dan cara mencapai lokasi sudah dapat Anda akses melalui website festival. Selama ada di Bromo, jangan sia-siakan kesempatan Anda untuk mengunjungi objek-objek wisata alam yang menarik, di antaranya situs Bromo-Tengger-Semeru National Park, Puncak Gunung Pananjakan, Danau Ranu Pane dan Ranu Kumbolo, serta Lautan Pasir dan Air Terjun Madakaripura. Udara dingin, jangan lupa membawa jaket Anda.

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 4 April 2018



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

Hammersonic Festival 2018

22 Juli 2018
Jakarta

Dieng Culture Festival

3 - 5 Agust 2018
Banjarnegara

SIPFest 2018: Ananda Sukarlan

5 Agustus 2018
Jakarta

International Gamelan festival 2018

9 - 17 Agust 2018
Surakarta

SIPFest 2018: Quartuor Bozzini

10 - 11 Agust 2018
Jakarta

 

 

Top