Select Language: Bahasa Indonesia | English
© Kineforum

Film

Kineforum April: Rumput Tetangga

  12      Simpan ke kalender 2018-04-06 14:30:00 2018-04-26 21:00:00 Asia/Jakarta Kineforum April: Rumput Tetangga Ada peribahasa berkata, "Rumput tetangga terlihat lebih hijau." Tapi bagaimana jika ternyata kita sungkan mengintip apa warna rumput tetangga kita? Jangan-jangan warnanya merah atau bahkan jingga atau sama saja hijaunya.

Kawasan Asia Tenggara adalah kawasan yang unik dan punya kekayaan budayanya sendiri. Sejak beberapa tahun terakhir, dunia internasional pun mulai penasaran terhadap film-film produksi Asia Tenggara sebagai produk budaya dari kawasan ini. Tapi apakah kita yang adalah bagian dari kawasan unik ini paham bahwa kekayaan budaya dan bangsa dari masing-masing negara memiliki kontribusi tebal terhadap kekayaan kawasan Asia Tenggara? Seberapa banyak kita mengenal tetangga kita yang kalau dipikir-pikir punya kesamaan dan kemiripan sejarah, budaya, bahkan iklim dan situasi ekonomi?

Sepanjang bulan April ini, Kineforum menawarkan kesempatan langka untuk mengintip para tetangga kita lewat program Rumput Tetangga yang hadir dalam 6 segmen, 3 kompilasi film pendek, dan 1 sesi diskusi.

Kineforum adalah bioskop alternatif pertama di Jakarta yang menawarkan ragam program film sekaligus diskusi tentang film. Kineforum menyuguhkan film-film alternatif mulai dari film klasik, kontemporer, panjang, pendek, dari dalam dan luar negeri, serta berbagai film non arus utama. There is a saying that goes "The grass is always greener on the other side.” However, what if it turns out that we are reluctant to peek at the colour of our neighbour’s grass? It could be red or even orange, or simply the same green.

Southeast Asia is a unique region and has its own cultural richness. For the last few years, the world has begun to wonder about the films coming from Southeast Asia that are considered as cultural products of the region. Nonetheless, do we, who are part of this unique region, understand that cultural and national wealth of each country have a thick contribution to the wealth of Southeast Asia? How much do we know about our neighbours who, in retrospect, have similarities in history, culture, and even the climate and economic situation?

During this April, Kineforum offers a rare opportunity to peek our neighbours through Rumput Tetangga programme which comes in 6 segments, 3 short film compilations, and 1 discussion session.

Kineforum is the first alternative cinema in Jakarta that offers a variety of films as well as discussions about them. Kineforum presents alternative films from classic to contemporary, long to short, national and international, as well as non-mainstream films.
Kineforum (belakang Galeri Cipta III) Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat Kineforum info@kineforum.org
     65 views

6 - 26 April 2018 | 14:30 - 21:00

berbayar

Jakarta, DKI JAKARTA

Kineforum (belakang Galeri Cipta III), Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat.
Lihat peta

Dikelola Oleh : Kineforum

Hubungi :  Kineforum ‑ info@kineforum.org | 0213162780

Tautan :                   

Ada peribahasa berkata, "Rumput tetangga terlihat lebih hijau." Tapi bagaimana jika ternyata kita sungkan mengintip apa warna rumput tetangga kita? Jangan-jangan warnanya merah atau bahkan jingga atau sama saja hijaunya.

Kawasan Asia Tenggara adalah kawasan yang unik dan punya kekayaan budayanya sendiri. Sejak beberapa tahun terakhir, dunia internasional pun mulai penasaran terhadap film-film produksi Asia Tenggara sebagai produk budaya dari kawasan ini. Tapi apakah kita yang adalah bagian dari kawasan unik ini paham bahwa kekayaan budaya dan bangsa dari masing-masing negara memiliki kontribusi tebal terhadap kekayaan kawasan Asia Tenggara? Seberapa banyak kita mengenal tetangga kita yang kalau dipikir-pikir punya kesamaan dan kemiripan sejarah, budaya, bahkan iklim dan situasi ekonomi?

Sepanjang bulan April ini, Kineforum menawarkan kesempatan langka untuk mengintip para tetangga kita lewat program Rumput Tetangga yang hadir dalam 6 segmen, 3 kompilasi film pendek, dan 1 sesi diskusi.

Kineforum adalah bioskop alternatif pertama di Jakarta yang menawarkan ragam program film sekaligus diskusi tentang film. Kineforum menyuguhkan film-film alternatif mulai dari film klasik, kontemporer, panjang, pendek, dari dalam dan luar negeri, serta berbagai film non arus utama.

Donasi: Rp20.000. Loket dibuka 1 jam sebelum setiap pemutaran. Tanpa reservasi Pembelian tiket tidak bisa diwakilkan. Program pemutaran dapat diunduh melalui website Kineforum.

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 9 April 2018



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

Viddsee Juree Awards Indonesia 2018

19 - 21 Juli 2018
Jakarta

Jogja – Netpac Asian Film…

1 - 8 Des 2018
Yogyakarta

Festival Film Dokumenter Yogyakarta

5 - 12 Des 2018
Yogyakarta

 

 

Top