Select Language: Bahasa Indonesia | English
© Kemenpar

Festival

Festival Budaya Biak Munara Wampasi

  7      Simpan ke kalender 2018-07-01 09:00:00 2018-07-04 20:00:00 Asia/Jakarta Festival Budaya Biak Munara Wampasi Festival Budaya Biak Munara Wampasi diselenggarakan setiap tahun sejak 2013 untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Biak Numfor, Papua Barat. Festival yang telah mendapatkan pengakuan internasional ini akan menampilkan kegiatan “snap mor” atau aksi menangkap ikan di air laut surut khas masyarakat Biak yang telah dilakukan secara turun-temurun. Acara ini biasanya sangat meriah, karena melibatkan warga setempat.

Festival ini juga menyuguhkan atraksi tradisional “apen beyeren", yaitu aksi berjalan di atas batu yang dibakar pada upacara Bakar Batu (ritual masak bersama). Konon, aksi ekstrem ini bermula saat nenek moyang orang Biak mempersiapkan upacara Bakar Batu. Karena sulit untuk mengambil batu yang telah dibakar dan yang terletak di tengah-tengah, maka para leluhur saat itu mengoleskan daun sindia di kaki mereka sehingga tidak terasa panas dan melepuh saat berjalan di atas batu-batu tersebut.

Festival Budaya Biak Munara Wampasi juga akan dimeriahkan dengan lomba lari Biak 10K International yang menyodorkan jalur yang cukup menantang. Selain itu, ada trip dengan kapal pesiar, pameran anggrek dan budaya, pertunjukan musik dan tari khas Biak, lomba foto bawah laut, serta seminar dan pelatihan fotografi. Biak Munara Wampasi Culture Festival has been held annually since 2013 in purpose of promoting tourism in Biak Numfor District, West Papua. This internationally well-known festival will feature ‘snap mor’ or fish-catching in the low tide, a typical activity of Biak community that has been passed through generations. The event is usually very lively as it involves locals.

This festival also presents the traditional attraction of ‘apen beyeren’ - the act of walking on hot stone at Bakar Batu ceremony (communal cooking ritual). People say that this extreme ritual began when the ancestors of Biak people prepared Bakar Batu ceremony. As it was difficult to collect the hot stones that laid in the middle, the ancestors then put on rumbia leaves underneath their feet in order not to feel the heat and avoid getting blisters while walking on the stones.

Biak Munara Wampasi Culture Festival will also be enlivened by Biak 10K International marathon that offers a challenging route. Additionally, there are cruise trips, orchids and cultural exhibition, Biak tradional music and dance performances, underwater photography competition, and photography workshop and training.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor info@papua.go.id
     41 views

1 - 4 Juli 2018 | 09:00 - 20:00

berbayar & gratis

Biak Numfor, PAPUA

.
Lihat peta

Dikelola Oleh : Pemerintah Kabupaten Biak Numfor

Hubungi :  Pemerintah Kabupaten Biak Numfor ‑ info@papua.go.id

Tautan :       

Festival Budaya Biak Munara Wampasi diselenggarakan setiap tahun sejak 2013 untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Biak Numfor, Papua Barat. Festival yang telah mendapatkan pengakuan internasional ini akan menampilkan kegiatan “snap mor” atau aksi menangkap ikan di air laut surut khas masyarakat Biak yang telah dilakukan secara turun-temurun. Acara ini biasanya sangat meriah, karena melibatkan warga setempat.

Festival ini juga menyuguhkan atraksi tradisional “apen beyeren", yaitu aksi berjalan di atas batu yang dibakar pada upacara Bakar Batu (ritual masak bersama). Konon, aksi ekstrem ini bermula saat nenek moyang orang Biak mempersiapkan upacara Bakar Batu. Karena sulit untuk mengambil batu yang telah dibakar dan yang terletak di tengah-tengah, maka para leluhur saat itu mengoleskan daun sindia di kaki mereka sehingga tidak terasa panas dan melepuh saat berjalan di atas batu-batu tersebut.

Festival Budaya Biak Munara Wampasi juga akan dimeriahkan dengan lomba lari Biak 10K International yang menyodorkan jalur yang cukup menantang. Selain itu, ada trip dengan kapal pesiar, pameran anggrek dan budaya, pertunjukan musik dan tari khas Biak, lomba foto bawah laut, serta seminar dan pelatihan fotografi.

Kabupatan Biak Numfor tidak sulit untuk diakses. Sejumlah maskapai penerbangan melayani rute Jakarta-Biak; sebagian besar melalui transit di Makassar. Di sana juga banyak tersedia hotel.

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 30 Mei 2018



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

Yogyakarta Gamelan Festival 2018

1 - 31 Juli 2018
Yogyakarta

Toraja International Festival 2018

5 - 8 Juli 2018
Kab. Toraja Utara

Aceh International Rapai Festival…

12 - 15 Juli 2018
Lhokseumawe

Festival Kesenian dan Budaya…

3 - 5 Agust 2018
CILACAP

Festival Lembah Baliem

8 - 10 Agust 2018
Jayawijaya

 

 

Top