Pertunjukan

SIPFest 2018: Baling – Five Arts Centre

  11      Simpan ke kalender 2018-09-01 20:00:00 2018-09-02 22:00:00 Asia/Jakarta SIPFest 2018: Baling – Five Arts Centre Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) merupakan sebuah festival yang menampilkan kesenian puncak, yakni karya-karya seni pertunjukan yang memberikan keragaman, kebaharuan, serta kepiawaian bentuk dan visi seni. SIPFest selalu mengetengahkan karya-karya seni pertunjukan mutakhir dari seniman dalam dan luar negeri yang merupakan pilihan terbaik Dewan Kurator Komunitas Salihara. SIPFest juga menyuguhkan pentas-ceramah (lecture performance), lokakarya, dan pameran seni rupa yang menampilkan karya-karya dua dan tiga dimensi di ruang terbuka Salihara selama SIPFest berlangsung.

Salah satu grup mancanegara yang akan tampil pada SIPFest 2018 adalah Five Arts Centre asal Malaysia yang akan membawakan lakon ”Baling. Secara singkat, Baling merupakan rekonstruksi sejarah negosiasi antara Tunku Abdul Rahman, David Marshall dan Chin Peng di masa menjelang Malaysia lepas dari Inggris. Abdul Rahman pada akhirnya menjadi Perdana Menteri pertama Malaysia, Marshall mewakili Inggris, dan Peng adalah suara keras dari kelompok kiri yang akhirnya tersingkir oleh sejarah seiring pengasingannya. Baling disutradarai oleh Mark Teh.

Five Arts Centre adalah perkumpulan seniman dan sutradara yang mendedikasikan diri untuk menghasilkan bentuk seni alternatif dalam lanskap seni kontemporer. Mereka berkomitmen untuk mengartikulasikan kompleksitas budaya dan identitas Malaysia dalam kaitannya dengan dunia modern, global, dan lintas budaya.
Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) is a festival featuring “peak art”: artworks that deliver diversity, reform, as well as expertise of art form and vision. SIPFest always concentrates on the latest performance artworks from artists in and outside the country that are the best choice of the Salihara Community’s Curatory Board.
SIPFest also features lecture performances, workshops, and art exhibitions displaying two and three dimensional artworks in the open space of Salihara.

One of the international groups who will give their show at SIPFest 2018 is Five Arts Centre from Malaysia. They will present a play called "Baling". Baling is briefly a reconstruction of history of negotiation between Tunku Abdul Rahman, David Marshall and Chin Peng prior to the period of separation between Malaysia and the UK. Abdul Rahman eventually became Malaysia's first Prime Minister, Marshall representing Britain, and Peng was the loud voice of the left who was eventually forgotten by history as he was exiled. Baling is directed by Mark Teh.

Five Arts Center is a collection of artists and directors dedicated to creating alternative art form in the landscape of contemporary art. They are committed to articulating the complexity of Malaysian culture and identity in connection to the modern, global, and cross-cultural world.
Jl. Salihara 16, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 Galeri Salihara Komunitas Salihara info@salihara.org
     89 views

1 - 2 September 2018 | 20:00 - 22:00

berbayar

Jakarta, DKI JAKARTA

Jl. Salihara 16, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520, Galeri Salihara.
Lihat peta

Dikelola Oleh : Komunitas Salihara

Hubungi :  Komunitas Salihara ‑ info@salihara.org

Tautan :                   

Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) merupakan sebuah festival yang menampilkan kesenian puncak, yakni karya-karya seni pertunjukan yang memberikan keragaman, kebaharuan, serta kepiawaian bentuk dan visi seni. SIPFest selalu mengetengahkan karya-karya seni pertunjukan mutakhir dari seniman dalam dan luar negeri yang merupakan pilihan terbaik Dewan Kurator Komunitas Salihara. SIPFest juga menyuguhkan pentas-ceramah (lecture performance), lokakarya, dan pameran seni rupa yang menampilkan karya-karya dua dan tiga dimensi di ruang terbuka Salihara selama SIPFest berlangsung.

Salah satu grup mancanegara yang akan tampil pada SIPFest 2018 adalah Five Arts Centre asal Malaysia yang akan membawakan lakon ”Baling. Secara singkat, Baling merupakan rekonstruksi sejarah negosiasi antara Tunku Abdul Rahman, David Marshall dan Chin Peng di masa menjelang Malaysia lepas dari Inggris. Abdul Rahman pada akhirnya menjadi Perdana Menteri pertama Malaysia, Marshall mewakili Inggris, dan Peng adalah suara keras dari kelompok kiri yang akhirnya tersingkir oleh sejarah seiring pengasingannya. Baling disutradarai oleh Mark Teh.

Five Arts Centre adalah perkumpulan seniman dan sutradara yang mendedikasikan diri untuk menghasilkan bentuk seni alternatif dalam lanskap seni kontemporer. Mereka berkomitmen untuk mengartikulasikan kompleksitas budaya dan identitas Malaysia dalam kaitannya dengan dunia modern, global, dan lintas budaya.

Untuk pembelian tiket, silakan cek website.

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 16 Juli 2018



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

Wayang Orang Bharata: Gatutkaca…

27 Oktober 2018
Jakarta

 

 

Top