Musik

Jogja Noise Bombing Festival 2019

  9      Simpan ke kalender 2019-01-26 15:00:00 2019-01-27 24:00:00 Asia/Jakarta Jogja Noise Bombing Festival 2019 Yogyakarta selalu punya tempat bagi musisi untuk meluapkan ekspresi dan kreativitas mereka, tidak terkecuali bagi penggila musik noise. Kebisingannya disebar oleh Jogja Noise Bombing (JNB), komunitas sekaligus wadah bagi musisi noise yang ingin menyalurkan karya.

JNB rutin mengadakan diskusi, pemutaran film, lokakarya, pameran, serta penampilan kolektif yang dilakukan secara terbuka. Salah satu program militan mereka adalah Nge-gigs, gelaran noise secara gerilya di tempat-tempat tak terduga. Bermodal nekat, ampli, dan gitar. Dengan konsep dadakan itu, mereka berhasil menemukan penikmat musik noise tanpa sengaja di mana pun mereka tampil.

JNB juga rajin menelurkan album-album kompilasi yang diproduksi secara mandiri, berkolaborasi dengan musisi-musisi dari berbagai kota bahkan negara. Di acara tahunan mereka, Jogja Boise Bombing Festival, musisi-musisi tersebut diundang untuk menciptakan kebisingan. Tahun ini, Jogja Noise Bombing Festival akan dipeningkan di antaranya oleh Theo Nuigraha, JAGAJAGA, Doa dan Dosa, Eira, Asu Usa, Giga Destroyer, Ignaz Schick (Berlin), Tenggara Trio (Indonesia, Malaysia, Singapura), Pierre Pierre Pierre (Portugal), Yuko Arakai (Jepang), dan Kumah (Serbia).

Selain pertunjukan musik, film Katalis Kata Yogyakarta juga akan diputar. Film dokumentasi garapan Frekuensi Antara ini bercerita tentang sejarah musik elektronik, hip hop, dance, dan experimental noise yang berkembang subur di Yogyakarta. Film ini juga membahas mengenai Jogja Noise Bombing beserta rangkaian persiapannya.

Yogyakarta has always had a place for musicians wishing to express themselves and their creativity, not least for noise music enthusiasts. Its noise is spread by Jogja Noise Bombing (JNB), a community as well as a place for noise musicians wishing to deliver their works.

JNB routinely holds discussions, film screenings, workshops, exhibitions, and collective performances that are conducted openly. One of their most highlighted programs is Nge-gigs, massive organisation of noise in unexpected places, based on recklessness, amps, and guitars. Using the impromptu concept, they manage to accidentally find noise music lovers wherever they perform.

Besides JNB frequently create compilation albums that are self-produced, in collaboration with musicians from various cities even countries. In their annual event; Jogja Noise Bombing Festival, those musicians are invited to create noise. This year, the festival will be made confused by namely Theo Nuigraha, JAGAJAGA, Doa dan Dosa, Eira, Asu Usa, Giga Destroyer, Ignaz Schick (Berlin), Tenggara Trio (Indonesia, Malaysia, Singapore), Pierre Pierre Pierre (Portugal), Yuko Arakai (Japan), and Kumah (Serbia).

In addition to music performances, the film Katalis Kata Yogyakarta will also be played. The documentary that is produced by Frekuensi Antara tells the history of electronic music, hip hop, dance, and experimental noise that develop well in Yogyakarta. This film also discusses about Jogja Noise Bombing as well as its preparation.

Taman Budaya Yogyakarta Jl. Sriwedani No.1, Ngupasan, Gondomanan Jogja Noise Bombing jogjanoise@gmail.com
     225 views

26 - 27 Januari 2019 | 15:00 - Selesai

berbayar

Yogyakarta, DI YOGYAKARTA

Taman Budaya Yogyakarta, Jl. Sriwedani No.1, Ngupasan, Gondomanan.
Lihat peta

Dikelola Oleh : Jogja Noise Bombing

Hubungi :  Jogja Noise Bombing ‑ jogjanoise@gmail.com

Tautan :                   

Yogyakarta selalu punya tempat bagi musisi untuk meluapkan ekspresi dan kreativitas mereka, tidak terkecuali bagi penggila musik noise. Kebisingannya disebar oleh Jogja Noise Bombing (JNB), komunitas sekaligus wadah bagi musisi noise yang ingin menyalurkan karya.

JNB rutin mengadakan diskusi, pemutaran film, lokakarya, pameran, serta penampilan kolektif yang dilakukan secara terbuka. Salah satu program militan mereka adalah Nge-gigs, gelaran noise secara gerilya di tempat-tempat tak terduga. Bermodal nekat, ampli, dan gitar. Dengan konsep dadakan itu, mereka berhasil menemukan penikmat musik noise tanpa sengaja di mana pun mereka tampil.

JNB juga rajin menelurkan album-album kompilasi yang diproduksi secara mandiri, berkolaborasi dengan musisi-musisi dari berbagai kota bahkan negara. Di acara tahunan mereka, Jogja Boise Bombing Festival, musisi-musisi tersebut diundang untuk menciptakan kebisingan. Tahun ini, Jogja Noise Bombing Festival akan dipeningkan di antaranya oleh Theo Nuigraha, JAGAJAGA, Doa dan Dosa, Eira, Asu Usa, Giga Destroyer, Ignaz Schick (Berlin), Tenggara Trio (Indonesia, Malaysia, Singapura), Pierre Pierre Pierre (Portugal), Yuko Arakai (Jepang), dan Kumah (Serbia).

Selain pertunjukan musik, film Katalis Kata Yogyakarta juga akan diputar. Film dokumentasi garapan Frekuensi Antara ini bercerita tentang sejarah musik elektronik, hip hop, dance, dan experimental noise yang berkembang subur di Yogyakarta. Film ini juga membahas mengenai Jogja Noise Bombing beserta rangkaian persiapannya.

26 Januari 2019 | 15.00 – 18.00
Street Noise Bombing
@ Ruang publik di Yogyakarta

Penampil: Karnivulgar (Surabaya), Bergegas Mati (Malang), Anxiety Alone, NRYY (Japan), Doa Dan Dosa (Solo), Giga Destroyer, ASU(USA), Naoto Yamagishi (Japan)

26 Januari 2019 | 19.00 – 21.00
@ IVAA
Gang Hiperkes 188 A-B Jalan Ireda, Dipowinatan Keparakan, Keparakan, Mergangsan, Yogyakarta

Peluncuran buku dan diskusi bersama Sean Stellfox, Indra Menus, Soni Triantoro, Azzief Khaliq.

Penampil: Mahamboro x Tesla Manaf, Eira, Made Dharma, Pierre Pierre Pierre (France).

27 Januari 2019 | 15.00 – 22.00
@ Amfiteater Taman Budaya Yogyakarta
Jalan Sri Wedani No 1, Yogyakarta

Penampil: Ignaz Schick (Germany), Womboom (Malang), Yapok Yakutia (Brazil/Siberia), SitbQ (South Korea), PGR (Italy), Dios De Techno (Spain),Yuko Araki (Japan), George Rahi (Canada), Tenggara Trio x Darren Moore (Indonesia/Malaysia/Singapore), Theonugraha x LNDG (Samarinda/Jakarta), JagaJaga (Bali), Logic Lost (Jakarta), Kumah (Serbia).

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 12 Januari 2019



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

Jazz Gunung Bromo 2019

26 - 27 Juli 2019
Probolinggo

Bokor World Music Festival 2019

22 - 23 Nov 2019
Kepulauan Meranti

 

 

Top