© Triptrus.com

Festival

Pesta Kesenian Bali 2019

  16      Simpan ke kalender 2019-06-13 08:00:00 2019-06-15 24:00:00 Asia/Jakarta Pesta Kesenian Bali 2019 Gelaran festival termegah dan terbesar di Bali akan kembali dilaksanakan di tahun 2019. Diadakan selama sebulan, Pesta Kesenian Bali menjadi agenda penting bagi wisatawan dan penikmat kesenian di penjuru Bali bahkan Nusantara.

Festival ini melibatkan ribuan seniman di dalam maupun di luar Bali. Masyarakat pun tak ketinggalan memberikan waktu dan tenaganya untuk PKB. Pasalnya, kegiatan ini sudah melekat sebagai jiwa dan identitas Bali selama puluhan tahun sejak 1979. Seniman, masyarakat, wisatawan, serta peliput berita akan tumpah ruah memadati jalan. Mereka berebut mengambil andil dalam pelaksanaan PKB. Tiap kota dan kabupaten diwajibkan mengirim delegasi untuk menampilkan karya seni. Panitia juga harus memeriksa dan memastikan persiapan tiap daerah secara berkala. Mengingat PKB melibatkan begitu banyak kelompok seni dan membutuhkan koordinasi yang cukup. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk evaluasi dari PKB di tahun sebelumnya. Mereka berusaha menghadirkan PKB yang baru, meriah dan megah.

Di tahun 2019, pesta kesenian Bali yang ke-41 diadakan dengan mengusung tema Bayupramana. Dalam penjabarannya, konsep Bayupramana berasal dari dua kata yakni “banyu” yang berarti angin dan “pramana” kekuatan. Menurut sang pengagas tema, I Nyoman Suarka, Bayupramana dapat dimaknai sebagai nafas kehidupan. Makna tersebut ditransformasi menjadi sebuah karya seni, yang semuanya akan berhubungan dengan elemen angin. Tema tersebut kemudian diolah menjadi seni tari, teater, karnaval sertai lomba yang melibatkan seluruh masyarakat Bali dan wisatawan. Beberapa hari menjelang PKB, Bali mendadak menjadi daerah yang kesibukannya berlipat ganda. Masyarakat berbondong-bondong mempersiapkan diri demi memeriahkan PKB di tahun 2019.

Held for a month, the Bali Arts Festival is an important agenda for tourists and art enthusiasts throughout Bali and even the Archipelago. It involves thousands of local Balinese and foreign artists.

The community does not miss in giving their time and energy to the organisation of the festival as this activity has been inherent as a Balinese soul and identity for decades since 1979. Artists, communities, tourists, and news coverage will flood the streets. They scramble to take part in the implementation of the event.

Every city and district are required to send delegates to display artworks. The committee also needs to check and ensure each region’s preparation regularly, given that the festival involves so many art groups and requires sufficient coordination..

In 2019, its 41st edition was held by adopting Bayupramana as its theme. In its description, the concept of Bayupramana originates from two words namely "banyu" which means air and "pramana" - strength. According to its theme initiator, I Nyoman Suarka, Bayupramana can be interpreted as the breath of life. The meaning is transformed into an artwork, all of which will be related to the air element. The theme is then turned into dances, theatres, and carnivals along with competitions involving all Balinese people and tourists. A few days prior to the festival, Bali suddenly becomes a buzzing area. People are coming in droves to prepare themselves to enliven the 2019 Bali Arts Festival.

Taman Werdhi Budaya Art Centre Jl. Nusa Indah No.1, Panjer Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Bali infotourism@baliprov.go.id
     1257 views

13 - 15 Juni 2019 | 08:00 - Selesai

berbayar & gratis

Denpasar , BALI

Taman Werdhi Budaya Art Centre, Jl. Nusa Indah No.1, Panjer.
Lihat peta

Dikelola Oleh : Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Bali

Hubungi :  Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Bali ‑ infotourism@baliprov.go.id | +62 361 222387

Tautan :       

Gelaran festival termegah dan terbesar di Bali akan kembali dilaksanakan di tahun 2019. Diadakan selama sebulan, Pesta Kesenian Bali menjadi agenda penting bagi wisatawan dan penikmat kesenian di penjuru Bali bahkan Nusantara.

Festival ini melibatkan ribuan seniman di dalam maupun di luar Bali. Masyarakat pun tak ketinggalan memberikan waktu dan tenaganya untuk PKB. Pasalnya, kegiatan ini sudah melekat sebagai jiwa dan identitas Bali selama puluhan tahun sejak 1979. Seniman, masyarakat, wisatawan, serta peliput berita akan tumpah ruah memadati jalan. Mereka berebut mengambil andil dalam pelaksanaan PKB. Tiap kota dan kabupaten diwajibkan mengirim delegasi untuk menampilkan karya seni. Panitia juga harus memeriksa dan memastikan persiapan tiap daerah secara berkala. Mengingat PKB melibatkan begitu banyak kelompok seni dan membutuhkan koordinasi yang cukup. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk evaluasi dari PKB di tahun sebelumnya. Mereka berusaha menghadirkan PKB yang baru, meriah dan megah.

Di tahun 2019, pesta kesenian Bali yang ke-41 diadakan dengan mengusung tema Bayupramana. Dalam penjabarannya, konsep Bayupramana berasal dari dua kata yakni “banyu” yang berarti angin dan “pramana” kekuatan. Menurut sang pengagas tema, I Nyoman Suarka, Bayupramana dapat dimaknai sebagai nafas kehidupan. Makna tersebut ditransformasi menjadi sebuah karya seni, yang semuanya akan berhubungan dengan elemen angin. Tema tersebut kemudian diolah menjadi seni tari, teater, karnaval sertai lomba yang melibatkan seluruh masyarakat Bali dan wisatawan. Beberapa hari menjelang PKB, Bali mendadak menjadi daerah yang kesibukannya berlipat ganda. Masyarakat berbondong-bondong mempersiapkan diri demi memeriahkan PKB di tahun 2019.

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 21 Februari 2019



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

Ubud Food Festival 2019

26 - 28 April 2019
Ubud

Pasa Harau & Art Culture Festival…

9 - 11 Agust 2019
Limapuluh Kota

 

 

Top