© qasima.id

Musik

Pentas Kasidah Qasima Magelang

  69      Simpan ke kalender 2019-04-25 01:00:00 2019-04-25 24:00:00 Asia/Jakarta Pentas Kasidah Qasima Magelang Kasidah, atau dalam Bahasa Arab disebut Qasidah, dikenal sebagai sebuah bentuk nyanyian dengan syair kesusastraan Arab. Biasanya, penyanyi kasidah akan menyanyikan puji-pujian bernapaskan Islam dan mengandung dakwah dengan irama penuh kegembiraan. Dengan irama menyerupai nada-nada khas Timur Tengah, Kasidah biasanya diiringi oleh alat musik yang dikenal sebagai rebana.

Di tanah Jawi, tepatnya di Kabupaten Magelang, kasidah kemudian bertransformasi menjadi sebuah sajian yang tak hanya syair pujian, namun juga sebagai media hiburan dan kreativitas seni. Dipelopori oleh Hj. Sri Andariyah di tahun 1984, grup kasidah lokal bernama Qasima (Qasidah Irama Melayu) Magelang lahir sebagai bentuk baru dari grup kasidah dalam wajah yang lebih modern.

Memasuki generasi ke dua, Qasima yang kini dipimpin oleh Anindya Dwi Astuti, grup musik ini didominasi oleh gadis belia yang menggunakan hijab serta berparas cantik. Dalam perkembangannya, grup yang sudah mengeluarkan album berjudul “Gaspol” ini tidak hanya mendendangkan lagu-lagu kasidah, namun juga memainkan dan mengarasemen kasidah dengan genre musik lain seperti dangdut, pop hingga reggae.

Sebagai grup musik lokal, Qasima bisa dibilang sudah punya jam terbang yang tak perlu diragukan. Eksistensi Qasima sudah mewabah hingga luar Pulau Jawa. Tak hanya off-air, Qasima juga sempat beberapa kali pentas dan hadir sebagai bintang tamu di stasiun-stasiun TV swasta nasional. Aneka prestasi juga acap kali diraih oleh grup yang di tahun 2018 lalu baru saja mengeluarkan single religi tersebut.

Arabic original music genre called Qasidah exists as song and lyrics within Arabic literature. Usually, a qasidah singer would like to sing such as Islamic praise joyfully. As same as middle east music, it accompanied by a music tool called "rebana" (Malay tambourine).

In Magelang, Central Java, qasidah has transformed to be an alternative amusement in the music industry. Founded by Hj. Sri Andariyah in 1984, a local qasidah group named Qasima (Qasidah Irama Melayu) Magelang exists as a breakthrough in qasidah with modern packaging.

Nowadays, in the second generation, Qasima which is led by Anindya Dwi Astuti consists of beautiful girls. As a member, they wear hijab as a reflection of Islamic girls. In their track record, they have published an album entitled "Gaspol". Moreover, not only sing any kind of qasidah songs, but they also sing, arrange, and mix qasidah up with another music genre like dangdut, pop, and even reggae.

As a local group, Qasima is being phenomenal. Not only got a performance on the off-air show but they also often perform and be a guest star at many TV stations. Amazingly, they got many awards too and successfully released a single a year ago.

Qasima Management qasima_group@yahoo.com
     474 views

Sepanjang tahun

berbayar & gratis

Jawa Tengah, JAWA TENGAH

Dikelola Oleh : Qasima Management

Hubungi :  Umi Anidya ‑ qasima_group@yahoo.com | 085729355559, 0

Tautan :               

Kasidah, atau dalam Bahasa Arab disebut Qasidah, dikenal sebagai sebuah bentuk nyanyian dengan syair kesusastraan Arab. Biasanya, penyanyi kasidah akan menyanyikan puji-pujian bernapaskan Islam dan mengandung dakwah dengan irama penuh kegembiraan. Dengan irama menyerupai nada-nada khas Timur Tengah, Kasidah biasanya diiringi oleh alat musik yang dikenal sebagai rebana.

Di tanah Jawi, tepatnya di Kabupaten Magelang, kasidah kemudian bertransformasi menjadi sebuah sajian yang tak hanya syair pujian, namun juga sebagai media hiburan dan kreativitas seni. Dipelopori oleh Hj. Sri Andariyah di tahun 1984, grup kasidah lokal bernama Qasima (Qasidah Irama Melayu) Magelang lahir sebagai bentuk baru dari grup kasidah dalam wajah yang lebih modern.

Memasuki generasi ke dua, Qasima yang kini dipimpin oleh Anindya Dwi Astuti, grup musik ini didominasi oleh gadis belia yang menggunakan hijab serta berparas cantik. Dalam perkembangannya, grup yang sudah mengeluarkan album berjudul “Gaspol” ini tidak hanya mendendangkan lagu-lagu kasidah, namun juga memainkan dan mengarasemen kasidah dengan genre musik lain seperti dangdut, pop hingga reggae.

Sebagai grup musik lokal, Qasima bisa dibilang sudah punya jam terbang yang tak perlu diragukan. Eksistensi Qasima sudah mewabah hingga luar Pulau Jawa. Tak hanya off-air, Qasima juga sempat beberapa kali pentas dan hadir sebagai bintang tamu di stasiun-stasiun TV swasta nasional. Aneka prestasi juga acap kali diraih oleh grup yang di tahun 2018 lalu baru saja mengeluarkan single religi tersebut.

Lihat jadwal pentas Qasima di website qasima.id

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 25 April 2019



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

Jazz Gunung Ijen 2019

21 September 2019
Banyuwangi

Bokor World Music Festival 2019

22 - 23 Nov 2019
Kepulauan Meranti

 

 

Top