© alexanews.id

Festival

Festival Goyang Karawang 2019

  13      Simpan ke kalender 2019-09-26 10:00:00 2019-09-29 24:00:00 Asia/Jakarta Festival Goyang Karawang 2019 Lilis Karlina pernah mempopulerkan “Goyang Karawang” di tahun 1990an yang melejitkan namanya sebagai penyanyi dangdut papan atas. Goyang Karawang kemudian dipanggil-panggil arwahnya oleh duo erotis Julia Perez dan Dewi Persik pada 2011 lewat film yang menuai kritik dari empunya goyang, yaitu orang Karawang asli.

Lekatnya erotisme dangdut pada goyang Karawang kemudian dilanggengkan oleh Lia Ozawa, pendiri grup Askara (Asli Karawang), yang penampilannya terinspirasi dari skena dangdut Pantura, terutama Inul Darastista. Dari nama panggungnya, kita sudah tidak perlu bertanya-tanya lagi ia mencomotnya dari siapa.

Namun, goyang Karawang sejarahnya melampaui besutan lagu Lilis Karlina. Karawang, salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Barat, kehidupan masyarakatnya tentu lekat dengan budaya agrikultur. Pun dari keseharian merekalah goyang “pop culture” ini berasal, persisnya saat kegiatan kolektif pascapanen oleh para perempuan.

Setelah gabah ditumbuk, sekam dan padi dipisahkan dengan menggunakan tampah melalui sebuah gerakan sentrifugal yang melibatkan tangan dan pinggul yang berlawanan arah. Teknik itu disebut “nginter”. Ya, inilah nenek moyang goyang Karawang. Monetasinya kemudian terejawantah dalam sebuah pesta hiburan pascapanen bernama Bajidoran.

Di era kolonial, goyang karawang miliknya kaum perempuan menjelma sandi untuk memberitahukan posisi musuh kepada para prajurit pribumi. Jika goyang pinggulnya ke kiri, artinya musuh ada di kiri, pun sebaliknya kalau ke kanan. Pinggul goyang berputar, artinya musuh mengepung.

Melepaskan identiknya goyang karawang dari erotisme dan berusaha mengingatkan tataran sejarahnya inilah yang mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Festival Goyang Karawang. Di edisi kedua penyelenggaraannya ini, Goyang Karawang akan berteman para penari dari 15 negara dari Amerika, Eropa, Asia, Australia, dan Afrika.

Lapangan Galuh Mas Karawang Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur Pemerintah Kabupaten Karawang
     76 views

26 - 29 September 2019 | 10:00 - Selesai

gratis

Karawang, JAWA BARAT

Lapangan Galuh Mas Karawang, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur.
Lihat peta

Dikelola Oleh : Pemerintah Kabupaten Karawang

Hubungi :  Pemerintah Kabupaten Karawang

Tautan :                   

Lilis Karlina pernah mempopulerkan “Goyang Karawang” di tahun 1990an yang melejitkan namanya sebagai penyanyi dangdut papan atas. Goyang Karawang kemudian dipanggil-panggil arwahnya oleh duo erotis Julia Perez dan Dewi Persik pada 2011 lewat film yang menuai kritik dari empunya goyang, yaitu orang Karawang asli.

Lekatnya erotisme dangdut pada goyang Karawang kemudian dilanggengkan oleh Lia Ozawa, pendiri grup Askara (Asli Karawang), yang penampilannya terinspirasi dari skena dangdut Pantura, terutama Inul Darastista. Dari nama panggungnya, kita sudah tidak perlu bertanya-tanya lagi ia mencomotnya dari siapa.

Namun, goyang Karawang sejarahnya melampaui besutan lagu Lilis Karlina. Karawang, salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Barat, kehidupan masyarakatnya tentu lekat dengan budaya agrikultur. Pun dari keseharian merekalah goyang “pop culture” ini berasal, persisnya saat kegiatan kolektif pascapanen oleh para perempuan.

Setelah gabah ditumbuk, sekam dan padi dipisahkan dengan menggunakan tampah melalui sebuah gerakan sentrifugal yang melibatkan tangan dan pinggul yang berlawanan arah. Teknik itu disebut “nginter”. Ya, inilah nenek moyang goyang Karawang. Monetasinya kemudian terejawantah dalam sebuah pesta hiburan pascapanen bernama Bajidoran.

Di era kolonial, goyang karawang miliknya kaum perempuan menjelma sandi untuk memberitahukan posisi musuh kepada para prajurit pribumi. Jika goyang pinggulnya ke kiri, artinya musuh ada di kiri, pun sebaliknya kalau ke kanan. Pinggul goyang berputar, artinya musuh mengepung.

Melepaskan identiknya goyang karawang dari erotisme dan berusaha mengingatkan tataran sejarahnya inilah yang mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Festival Goyang Karawang. Di edisi kedua penyelenggaraannya ini, Goyang Karawang akan berteman para penari dari 15 negara dari Amerika, Eropa, Asia, Australia, dan Afrika.

Acara ini diposting oleh: Spektakel

diposting pada 27 Juli 2019



 
Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id
 

Posting Terkait

Festival Budaya Pasar Terapung 2019

23 - 25 Agust 2019
Banjarmasin

Mocosik Festival 2019

23 - 25 Agust 2019
Bantul

Festival Mbok Sri Mulih 2019

20 - 22 Sept 2019
Klaten

 

 

Top