Profil DAS Prioritas KLHK 2015-2019

Indikator-indikator dalam Rencana Strategis KLHK 2015-2019 dapat menjadi kriteria pemantauan masyarakat sipil terhadap kinerja KLHK dalam bidang pengendalian pencemaran air.

Berikut adalah 15 DAS prioritas dalam hal pengendalian pencemaran air (lih. bagian Arah Kebijakan “Ketahanan Air”):

Sebagai catatan, ICEL belum mendapatkan klarifikasi KLHK mengenai hubungan antara ke-15 DAS prioritas ini dengan 108 DAS prioritas yang ditetapkan Kemenhut sebelum penggabungan dengan KLH dalam Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.328/Menhut-II/2009 Tahun 2009 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penetapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Prioritas Dalam Rangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2010-2014.

Dengan prioritas kerja seperti ini, serta asumsi capaian 100% dan tidak ada penambahan sungai tercemar, dibutuhkan waktu 15 tahun untuk pemulihan tahap awal (replikasi indikator kinerja 2014-2019) 42 sungai strategis yang tercemar (merujuk data KLHK 2013) di seluruh Indonesia sejak 2015. Artinya, jelas bahwa KLHK harus memastikan pencapaian keberhasilan setinggi mungkin atas rencana kerja 15 sungai prioritas ini. Selain itu, jelas bahwa masyarakat perlu memantau implementasi rencana kerja KLHK terhadap sungai-sungai prioritas ini. Salah satu bentuk pengawasan masyarakat terhadap kinerja KLHK adalah mempertanyakan dan mempublikasikan progress kinerja KLHK atas indikator-indikator capaian yang dibuatnya sendiri (lihat: tabel X di atas). Jika Anda memiliki informasi mengenai kinerja KLHK di 15 sungai prioritas ini, silakan informasikan kepada kami di sini.