#Festival #Budaya

Festival Budaya Lembah Baliem


© Indonesiatrip.id
06-08 Agustus 2020
09:00 - 20:00
Kampung Wosiala
Desa Wosilimo, Distrik Kurulu
Kabupaten Jayawijaya
Papua
Lihat Peta
Gratis & Berbayar
Dinas Pariwisata Kota Jayapura
62967581529

Festival Lembah Baliem bermula dari ritual perang antara Suku Dani, Yali, dan Lani di Pegunungan Tengah Papua. Ritual ini dilakukan sebagai perlambang kesuburan dan kesejahteraan hingga akhirnya menjadi salah satu sarana untuk melestarikan budaya dan tradisi ketiga suku tersebut.

Selama tiga hari, simulasi perang antarsuku menjadi sajian utama festival ini. Tahun lalu, ada sekitar 26 kelompok yang masing-masing terdiri dari 30-50 orang menjadi bagian dari simulasi perang ini diiringi lantunan musik pikon, alat musik tiup Papua.

Tidak hanya menyajikan tontonan, Festival Lembah Baliem juga mengajak para pengunjung untuk ikut mengalami langsung bentuk-bentuk kebudayaan dan tradisi mereka. Seperti gelaran balapan karapan anak babi,  puradan atau permainan tombak ke arah bulatan rotan yang sedang berputar, sisoko, lomba memainkan pikon. Serta lomba melempar tombak dan panahan.

Selain itu, di Festival Lembah Baliem terdapat pula beberapa objek wisata yang dapat dikunjungi. Salah satunya dua mumi kepala suku yang berusia lebih dari 300 tahun. Ada pula objek wisata air terjun serta goa sepanjang 5 km yang bisa ditelusuri.

Lembah Baliem bisa dijangkau dengan penerbangan ke Wamena dari Jayapura. Beberapa maskapai yang bisa dipilih antara lain Trigana Air Service, Express Air, Wings Air, Susy Air, MAF Aviation, dan AMA Aviation. Sementara perihal akomodasi tak lagi jadi persoalan. Berbagai pilihan tempat inap sudah tersedia. Ada jenis penginapan tradisional seperti Losmen Lauk Inn, Penginapan Tradisional Usilimo, Penginapan Tradisional Anemangi Kurulu, Penginapan Tradisional Sompaima, dan Penginapan Tradisional Obia. Ada beberapa hotel sekelas bintang satu seperti Hotel Baliem Pilamo, Hotel Baliem Valley Resort, Hotel Rainbow Inn, Hotel Boulevard, Hotel Syahrial Makmur, Hotel Tendy, Hotel Srikandi, dan Hotel Sinakma Elok Cottage.

Sementara soal urusan lidah dan perut, Lembah Baliem jelas punya hidangan khas. Salah satunya udang selingkuh. Udang ini unik karena terlepas dari tampilan fisiknya sebagaimana spesiesnya, ia juga memiliki capit selayaknya kepiting. Konon udang ini adalah hasil kawin silang antara udang dan kepiting. Biasanya udang selingkuh disajikan dengan sederhana, hanya direbus atau digoreng. Kemudian ada buah merah yang telah menjadi salah satu bahan obat-obatan herbal dan bisa dijadikan buah tangan bagi sanak saudara di rumah.


Disclaimer: Perubahan tanggal, pembatalan acara dapat terjadi dan bukan tanggung jawab dari Spektakel.id

Mari bergabung bersama kami, kirimkan data kegiatan di sekitarmu, berkontribusi memajukan seni budaya Indonesia.

Login / Daftar

Acara terbaru

Lihat semua acara
Alam

Festival Bekudo Bono

10/11/2020 | KABUPATEN PELALAWAN
Festival

Festival Budaya Lembah Baliem

06/08/2020 | KABUPATEN JAYAWIJAYA
Budaya

Festival Danau Ranau XXIII

03/07/2020 | KABUPATEN OGAN KOMERING ULU
Festival

Buleleng Festival

06/08/2020 | KABUPATEN BULELENG
Olahraga

Borobudur Marathon

15/11/2020 | KOTA MAGELANG
Festival

Festival Babukung

11/10/2020 | KABUPATEN LAMANDAU