Logo Spektakel

Menulis untuk Kami

ilustrasi petualangan inspiratif
ilustrasi petualangan inspiratif

Mari berbagi cerita, pengalaman perjalanan, dan lain sebagainya

Kami ingin bekerja dengan talenta kreatif, bersemangat, serta ingin mempromosikan seni budaya Indonesia ke dunia. Berbagi hal-hal istimewa dan unik tentang daerahnya, masyarakat, adat istiadat, lokasi wisata, dan kegiatan-kegiatan seni budaya—di manapun Anda berada.

Anda dapat berbagi cerita, pengalaman perjalanan, dan lainnya dalam bentuk artikel, seri foto ataupun video sebagai kontributor dengan mengirimkan karya atau ide karya untuk dikembangkan bersama ke shuli@spektakel.id & kontak@spektakel.id

Kami juga mempublikasikan ragam kegiatan seni budaya di berbagai daerah. Bagikan informasi kegiatan seni budaya di daerah Anda ke publik nasional dan internasional. Kirimkan informasi kegiatan ke kontak@spektakel.id untuk masuk ke direktori kegiatan kami.

Ahmad Tohari

Ahmad Tohari, (lahir di Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah, 13 Juni 1948; umur 71 tahun) adalah sastrawan dan budayawan berkebangsaan Indonesia. Ia menamatkan SMA di Purwokerto. Karya monumentalnya, Ronggeng Dukuh Paruk, sudah diterbitkan dalam berbagai bahasa dan diangkat dalam film layar lebar berjudul Sang Penari. Ia pernah mengenyam bangku kuliah, yakni Fakultas Ilmu Kedokteran Ibnu Khaldun, Jakarta (1967-1970), Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto (1974-1975), dan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman (1975-1976). Tulisan-tulisannya berisi gagasan kebudayaan dimuat di berbagai media massa. Ia juga menjadi pembicara di berbagai diskusi/seminar kebudayaan.

Ahmad Tohari

Ahmad Tohari, (lahir di Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah, 13 Juni 1948; umur 71 tahun) adalah sastrawan dan budayawan berkebangsaan Indonesia. Ia menamatkan SMA di Purwokerto. Karya monumentalnya, Ronggeng Dukuh Paruk, sudah diterbitkan dalam berbagai bahasa dan diangkat dalam film layar lebar berjudul Sang Penari. Ia pernah mengenyam bangku kuliah, yakni Fakultas Ilmu Kedokteran Ibnu Khaldun, Jakarta (1967-1970), Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto (1974-1975), dan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman (1975-1976). Tulisan-tulisannya berisi gagasan kebudayaan dimuat di berbagai media massa. Ia juga menjadi pembicara di berbagai diskusi/seminar kebudayaan.

Lihat Semua Kontributor

Mari bergabung bersama kami berkontribusi memajukan seni budaya Indonesia. Kirimkan data kegiatan di sekitarmu ke kontak@spektakel.id

Bagikan Informasi Kegiatan